ANALISIS KEBIASAAN BALITA DAN IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS LINGKAR TIMUR KOTA BENGKULU
Kata Kunci:
Kebiasaan, anak balita, ibu, kejadian diareAbstrak
Kejadian diare pada balita menjadi permasalan yang masih sangat di takutkan oleh orang tua,
dimanasuatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya berupa perubahan
peningkatan volume, keenceran, dan frekuensi dengan atau tanpa lendir darah lebih dari 3 kali/hari. Pada
bulan Desember 2018 sampai dengan Februari 2019terjadi peningkatan kejadian diare pada balita di
Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu yang ditemukansebanyak 54 kasus diare selama 2 bulan.
Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kebiasaan balita dan ibu dengan kejadian diare pada
balita dengan menggunakanmetode penelitian observasi pendekatan kualitatif. Sumber informan dalam
penelitian ini yaitu ibu-ibu dengan kejadian diare pada balita yang sedang berobat di Puskesmas Lingkar
Timur Kota Bengkulu dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan
wawancara dan di analisis melalui reduksi, display dan verification.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa
kebiasaan suka memasukkan benda dan tangannya kedalam mulut beresiko dan kebiasaan balita tidak
mencuci tangan sebelum memegang makanan dapat beresiko menyebabkan diare pada anak balita.
Kebiasaan ibu tidak mencuci tangan pakai sabun dan jarang membersihkan botol dan mainan kesayangan
anaknya dengan baik dan benar beresiko dapat menyebabkan diare pada anak balita. Hal tersebut di sebabkan
menempelnya bakteri di benda dan tangan yang masuk melalui mulut anak balita.Sehinggadi perlukan upaya
edukasi dan peningkatan akses informasi kepada masyarakat serta memberdayakan masyarakat untuk
berperilaku hidup bersih dan sehat.
