PENGARUH SOCIO DEMOGRAFI TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG KISTA BARTHOLINI DI PERUMAHAN BOLOASRI DESA BOLOREJO
Kata Kunci:
Sosio demografi, pengetahuan tentang kista bartholiniAbstrak
Kista bartholini merupakan masalah yang sering di temukan pada perempuan usia
reproduktif, kebanyakan kasus terjadi pada rentang usia 20 sampai dengan 30 tahun
dengan sekitar 1 dalam 50 perempuan akan mengalami kista bartholini dalam hidup nya.
Hal ini merupakan masalah yang perlu di perhatikan dan di cermati. Kurangnya informasi
dan status sosial perempuan di masyarakat merupakan penyebab utama masalah
kesehatan reproduksi yang dihadapi perempuan. Jenis analitik pendekatan observasional,
Pendekatan waktu cross sectional, Tehnik sampling purposive sampling, jumlah sampel
36 responden. Penelitian tanggal 20 s/d 27 Mei 2019 di Perumahan Boloasri Kabupaten
Tulungagung Analisis menggunakan Chi Square. Dari 36 responden hampir setengahnya
berpendidikan tinggi dan memiliki pengetahuan baik yaitu 15 (ρ< 0.001) ada pengaruh
pendidikan terhadap pengetahuan, Sebagian besar berumur kategori Tua dan memiliki
pengetahuan baik yaitu 20 (ρ< 0.01) ada pengaruh umur terhadap pengetahuan, Hampir
setengahnya adalah pekerja dan memiliki pengetahuan baik yaitu 14 (ρ< 0.01) ada
pengaruh pekerjaan terhadap pengetahuan, hampir setengahnya mendapat informasi dan
memiliki pengetahuan baik yaitu 13 (ρ< 0.03) ada pengaruh informasi terhadap
pengetahuan, Hampir setengahnya bertatus ekonomi tinggi dan memiliki pengetahuan
baik yaitu 14 (ρ< 0.05) ada pengaruh status ekonomi terhadap pengetahuan. Fakta dan
teori sudah sejalan bahwa sosio demografi sangat berpengaruh terhadap pengetahuan
responden Misalnya akan lebih ingin tahu dengan mengikuti pelatihan maupun seminar,
sehingga akan menambah pengetahuan responden menjadi lebih baik lagi terkait dengan
kista bratholini.
