10.70633/2721-6993 HUBUNGAN INISIASI MENYUSUI DINI DENGAN KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI PMB HJ. ENI MARPUAH, AMD. KEB. KOTA SAMARINDA

Penulis

  • Eni Marpuah, Ratih Mega, Dian Mayasari Eni dkk ITKM WIDYA CIPTA HUSADA

Kata Kunci:

ASI eksklusif, Inisiasi Menyusu Dini, Bayi

Abstrak

Prevalensi ASI eksklusif masih berada dibawah target capaian RPJMN tahun 2021 (45%).
Rendahnya pemberian ASI Eksklusif merupakan ancaman bagi tumbuh kembang anak. Rendahnya
cakupan pemberian ASI eksklusif umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yakni
kurangnya keberhasilan langkah menyusui, salah satunya yaitu pada bayi yang tidak mendapatkan
Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara
Inisiasi Menyusu Dini dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 – 12 bln di
PMB Hj. Eni Marfuah, Amd Keb. Jenis penelitian ini adalah diskriptif analitik dengan pendekatan
cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan yang
memeriksakan bayinya ke PMB Hj. Eni Marfuah, Amd Keb. Teknik pengambilan sampel
menggunakan teknik accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 53 orang. Instrumen
penelitian menggunakan kuesioner yang sudah di uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis untuk
menguji hipotesis menggunakan chi-square dengan taraf signifikasi 95% dan α = 0,05. Hasil uji
statistik menggunakan uji chi_square diperoleh nilai p sebesar 0,138 artinya tidak terdapat hubungan
inisiasi menyusu dini dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan.
Diharapkan tenaga kesehatan tetap melaksanaan IMD sesuai standar dan melakukan edukasi untuk
meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya manfaat pemberian ASI eksklusif untuk bayi.

Unduhan

Diterbitkan

2023-04-30

Cara Mengutip

Eni dkk, E. M. R. M. D. M. (2023). 10.70633/2721-6993 HUBUNGAN INISIASI MENYUSUI DINI DENGAN KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI PMB HJ. ENI MARPUAH, AMD. KEB. KOTA SAMARINDA. HEALTH CARE MEDIA, 7(1), 35–43. Diambil dari http://ejournal.itkm-wch.ac.id/ejournal-itkm-wch/article/view/40