PERBANDINGAN NILAI ADENOID NASOPHARYNX RATIO PADA TEKNIK SKULL LATERAL DENGAN FOCUS FILM DISTANCE 100 CM DAN 140 CM PADA KASUS HIPERTROFI ADENOID
Kata Kunci:
Adenoid, hipertrofi adenoid, skull lateral, adenoid nasopharynx ratioAbstrak
Adenoid merupakan kelompok jaringan limfoid yang terletak pada atap dan dinding posterior
nasopharynx. Adenoid dapat mengalami pembesaran (hipertrofi adenoid) sebagai respon multi antigen
seperti virus, bakteri, allergen, makanan, dan iritasi lingkungan. Hipertrofiadenoid merupakan infeksi
jaringan limfoid yang berlebihan yang menyebabkan tonsilla pharyngeus membesar. Pemeriksaan
radiologi yang dilakukan untuk mengetahui hipertrofi adenoid yaitu teknik radiografi skull
lateral.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar nilai adenoid nasopharynx ratio pada teknik
radiografi skull lateral menggunakan focus film distance 100 cm dan 140 cm dengan kasus hipertrofi
adenoid. Desain penelitian menggunakan deskriptif komperatif dengan pendekatan quasy experiment.
Berdasarkan hasil ada perbedaan besar nilai adenoid nasopharynx ratio dengan menggunakan focus
film distance 100 cm dan 140 cm tetapi masih dalam kategori tidak ada pembesaran, besar nilai
adenoid nasopharynx ratio dengan menggunakan focus film distance 100 cm cenderung lebih tinggi
daripada menggunakan focus film distance 140 cm. Besar nilai adenoid nasopharynx ratio dengan
menggunakan focus film distance 100 cm yaitu 0,490 ± 0,044 cm sedangkan focus film distance 140
cm yaitu 0,487 ± 0,044 cm. Dari hasil tersebut diketahui bahwa ada perbedaan besar nilai adenoid
nasopharynx ratio dengan selisih 0,003 cm pada penggunaan focus film distance100 cm dan 140 cm.
