TINGKAT KEAKURATAN KODEFIKASI DIAGNOSA UTAMA RAWAT INAP KASUS OBSGYN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PETUGAS DI RS. ISLAM GONDANGLEGI MALANG
Kata Kunci:
Tingkat keakuratan, kodefikasi diagnosa utama, karakteristik petugasAbstrak
Kodefikasi bertujuan untuk menyeragamkan nama dan golongan penyakit, cedera, gejalagejala, serta berbagai faktor yang mempengaruhi kesehatan. Kecepatan dan ketepatan koding
(kodefikasi) dari suatu diagnosa sangat tergantung kepada pelaksana yang menangani rekam medis
tersebut yaitu : tenaga medis dalam menetapkan diagnosa, tenaga rekam medis sebagai pemberi
kode, Tenaga Kesehatan lainnya [1]. Rumah Sakit Islam Gondanglegi adalah Rumah sakit tipe C.
Pada periode November- Desember 2014, angka morbiditas pasien mencapai 1568 pasien. Ditinjau
dari JPF (Jenis Pelayanan Fungsional) 3 besar angka morbiditas dari kasus dalam 278 (17,7%),
kasus Obstetrik 315 (20,08%), dan kasus Ginekologi 27 (1,7%). Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui tingkat keakuratan kode diagnosa utama rawat inap kasus Obsgyn ditinjau dari
karakteristik petugasnya di Unit Rekam Medis Rumah Sakit Islam Gondanglegi. Metode penelitian
diskriptive dengan cara observasi dan kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 3 petugas rekam
medis dan 45 dokumen rekam medis. Hasil penelitian didapatkan bahwa, 1) Tingkat keakuratan
kodefikasi diagnosa utama rawat inap kasus obsgyn di Rumah Sakit Islam Gondanglegi adalah
tinggi; 2) Lama kerja tidak menjamin petugas akan bekerja lebih teliti; 3) Petugas yang
mendapatkan pelatihan sangat memberikan kontribusi pada pekerjaan yang diemban; 4) Lama
kerja tidak menjamin keakuratan kode diagnosa utama rawat inap kasus Obsgyn, karena petugas
dengan lama kerja kurang dari 1 tahun dapat mengerjakan lebih baik dari pada petugas dengan lama
kerja lebih dari 1 tahun; 5) Petugas yang mendapatkan pelatihan sangat tinggi tingkat
keakuratan kode diagnosa utama rawat inap kasus Obsgyn
