ANALISIS IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN STUDENT CENTERED LEARNING (SCL) PADA MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN IBU NIFAS DI PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN STIKes MAHARANI MALANG

Penulis

  • Nanik Susanti Nanik Susanti STIKes Maharani Malang

Kata Kunci:

implementasi, metode student centered learning, asuhan ibu nifas

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode pembelajaran Student Centered
Learning (SCL) pada mata kuliah asuhan kebidanan ibu nifas di program studi kebidanan STIKes Maharani
Malang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif
melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Keabsahan data dalam penelitian menggunakan tehnik
triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perencanaan pembelajaran disusun RPS
(Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), dalam tahap pelaksanaan proses pembelajaran sudah diterapkan sesuai
dengan silabus dan metode yang digunakan dalam pembelajaran asuhan kebidanan ibu nifas adalah
menggunakan metode ceramah (CTJ) untuk menjelaskan materi konsep dasar dan menerapkan metode
pembelajaran Student Centered Learning (SCL) seperti metode Small Group Discussion, Role play, Problem
Based Learning dan demonstrasi. Pada tahap evaluasi pembelajaran dilakukan penilaian dalam bentuk tes
tertulis, penilaian praktikum dan penilaian penugasan. Dengan menerapkan metode pembelajaran Student
Centered Learning (SCL) mahasiswa lebih aktif dan mandiri dalam mengikuti proses belajar mengajar baik
di kelas maupun di laboratorium dan hasil prestasi akademik mahasiswa rata-rata baik dengan mendapatkan
nilai dalam kategori A dan B. Secara teknis tidak ditemukan kendala dalam pelaksanaan penerapan metode
pembelajaran Student Centered Learning (SCL).

Unduhan

Diterbitkan

2019-10-30

Cara Mengutip

Nanik Susanti, N. S. (2019). ANALISIS IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN STUDENT CENTERED LEARNING (SCL) PADA MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN IBU NIFAS DI PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN STIKes MAHARANI MALANG. HEALTH CARE MEDIA, 3(6), 49–55. Diambil dari http://ejournal.itkm-wch.ac.id/ejournal-itkm-wch/article/view/118