EFEKTIFITAS KOMPRES HANGAT DAN DINGIN TERHADAP NYERI LASERASI PERINEUM PADA IBU POSTPARTUM PRIMIPARA DI DEPOK 2019

Penulis

  • Risza Choirunissa1, Suprihatin2 Isna Oktafia3 Risza dkk niversitas Nasional Jakarta

Kata Kunci:

kompres hangat, kompres dingin, nyeri luka perineum

Abstrak

Setiap ibu yang telah menjalani proses persalinan dengan luka perineum akan merasakan nyeri, nyeri
yang dirasakan oleh setiap ibu post partum menimbulkan dampak yang tidak menyenangkan seperti
kesakitan dan rasa takut untuk bergerak, sehingga diperlukan manajemen nyeri secara nonfarmakologi
yakni dengan kompres hangat dan kompres dingin. Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas kompres
hangat dan kompres dingin terhadap intensitas nyeri luka perineum pada ibu post partum Di Depok 2019.
Desain penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan rancangan two group pretest and posttet
design dengan uji Mann Whitney. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Maret 2019. Jumlah sampel
penelitian yaitu 30 orang, 15 orang kelompok kompres hangat dan 15 orang kelompok kompres dingin,
dengan menggunakan teknik quota sampling, yaitu tehnik pengambilan sampel secara non
probability sampling dengan memilih siapa yang kebetulan ada atau dijumpai di puskesmas atau
bidan desa secara tidak sengaja dan memenuhi kriteria sampel.Populasi penelitian yaitu ibu post
partum yang mengalami luka perineum di BPM. Y . Teknik kompres hangat dan kompres dingin
dilakukan setelah 8 jam post partum. Alat ukur yang digunakan yaitu Numerical Rating Scale (NRS).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara terapi kompres hangat dan kompres
dingin dengan perbedaan penurunan intensitas nyeri dengan nilai p= 0,003 (p<0,05) sesudah dilakukan
kompres dingin sedangkan, nilai p= 0,575 (p>0,05) sesudah dilakukan kompres hangat. p value 0,003 (p
< 0,05). Terapi kompres dingin lebih efektif dalam mengatasi nyeri luka perineum pada ibu post partum
dibandingkan dengan terapi kompres hangat. Terapi kompres yang lebih efektif untuk mengurangi
intensitas nyeri laserasi perineum pada ibu postpartum primipara adalah kompres dingin dibandingkan
kompres hangat. Tindakan ini dapat diaplikasikan di praktik asuhan kebidanan klinik khususnya pada ibu
postpartum sebagai terapi alternatife untuk mengatasi nyeri luka perineum pada ibu post partum.

Unduhan

Diterbitkan

2019-10-30

Cara Mengutip

Risza dkk, R. C. S. I. O. (2019). EFEKTIFITAS KOMPRES HANGAT DAN DINGIN TERHADAP NYERI LASERASI PERINEUM PADA IBU POSTPARTUM PRIMIPARA DI DEPOK 2019. HEALTH CARE MEDIA, 3(6), 37–44. Diambil dari http://ejournal.itkm-wch.ac.id/ejournal-itkm-wch/article/view/116