ANALISIS KUANTITATIF DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN RAWAT INAP KASUS BEDAH DI RSUD KANJURUHAN KEPANJEN

Penulis

  • Miftachul Ulum Miftachul Ulum STIKes Widya Cipta Husada Malang

Kata Kunci:

Dokumen rekam medis, analisis kuantitatif, kasus bedah

Abstrak

Dalam rekam medis lengkap diperoleh informasi yang dapat digunakan untuk berbagai
keperluan di antaranya adalah sebagai alat untuk analisis dan evaluasi kualitas layanan yang diberikan
oleh rumah sakit. Dalam meningkatkan kualitas layanan diperlukan untuk mengontrol dokumen
pengisian catatan medis. Analisis kuantitatif adalah salah satu program menjaga kualitas dengan
membandingkan semua catatan yang ada dalam catatan medis dengan standar yang ditetapkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan dokumen rekam medis kasus bedah rawat inap
melalui analisis kuantitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Dari hasil
penelitian ini diperlihatkan review kelengkapan berdasarkan identifikasi pasien adalah 25% dan
review ketidaklengkapan identifikasi pasien adalah 75%. Berdasarkan kelengkapan pelaporan ulasan
kritis adalah 45% dan ketidaklengkapan ulasan pelaporan yang penting adalah 55%. Berdasarkan
otentikasi ulasan kelengkapan adalah 79% dan otentikasi ulasan ketidaklengkapan adalah 21%.
Berdasarkan kelengkapan ulasan dokumentasi adalah 56% dan dokumentasi ulasan ketidaklengkapan
adalah 44%. Untuk mengurangi jumlah pengisian rekam medis tinggi yang tidak lengkap, haruskah
rumah sakit Kanjuruhan Kepanjen membuat standar dan prosedur lebih rinci tentang dokumen
pengisian dalam rekam medis yang kemudian dapat disebarluaskan ke unit keperawatan, selain itu
unit rekam medis mengusulkan untuk buat dan lampirkan stiker yang berisi banding "Silakan isi
dokumen rekam medis sepenuhnya".

Unduhan

Diterbitkan

2019-10-30

Cara Mengutip

Miftachul Ulum, M. U. (2019). ANALISIS KUANTITATIF DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN RAWAT INAP KASUS BEDAH DI RSUD KANJURUHAN KEPANJEN. HEALTH CARE MEDIA, 3(6), 10–18. Diambil dari http://ejournal.itkm-wch.ac.id/ejournal-itkm-wch/article/view/113